RSU Kota Banjar (24/9/2022).  Guna memberikan kemudahan dalam proses pendaftaran di Instalasi Rawat Jalan,  RSU Kota Banjar membuat inovasi baru yaitu dengan membuat aplikasi pendaftaran mandiri. Aplikasi yang dibuat oleh Tim IT SIMRS RSU Kota Banjar tersebut disimulasikan oleh petugas Rekam Medik diikuti juga oleh sekurity, Instalasi PKRS dan sebagian karyawan yang hadir pada saat itu.

Hari Sabtu, 24 September 2022, Dengan disaksikan langsung oleh Direktur RSU Kota Banjar, Petugas Rekam Medik mensimulasikan pendaftaran mandiri  yang nantinya akan dilakukan sendiri oleh pasien atau keluarganya. Alur pada Pendaftaran dengan Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM):

  1. Pasien menyiapkan kartu Rekam Medik dan jika pasien BPJS siapkan Kartu BPJS
  2. Pasien antri didepan Mesin APM dengan tertib.
  3. Melakukan scan kartu rekam medik, atau menginputkan nomor rekam medik dan nanti akan muncul nama pasien beserta alamat pasien (pendaftaran dengan APM hanya bisa untuk pasien lama atau pasien yang sudah punya nomor rekam medik, untuk pasien harus melalui pendaftaran manual terlebih dahulu)
  4. Setelah data yang muncul pada layar sesuai dengan nama dan alamat pasien lalu klik “OK”
  5. Dilayar akan muncul pilihan “BPJS” dan “UMUM” Untuk pasien Umum di klik “UMUM” lalu nanti  muncul print outnya.  jika pasien peserta BPJS dan memiliki rujukan yang berlaku dapat mengklik “BPJS”  lalu pilih “KUNJUNGAN PERTAMA ” (Jika pasien kunjungan pertama kalinya/rujukan pertama kali digunakan) atau “klik “KONTROL” Jika pasiennya akan kontrol atau kunjungan dengan menggunakan rujukan yang lama yang masih berlaku.
  6. Setelah di klik maka secara otomatis, jika Pasien peserta BPJS dan sudah mendapatkan rujukan dari Faskes 1 akan langsung tercetak print out pendaftarannya, tapi sebaliknya jika  pasien belum dirujuk maka akan tertera” pasien belum memiliki rujukan”
  7. Selanjutnya pasien yang telah memiliki Print Out APM, bagi pasien BPJS langsung menuju loket Check In, dan bagi pasien umum menuju kasir rawat jalan
  8. Selanjutnya pasien menuju klinik Dokter.

Dari simulasi yang diperagakan diharapkan dapat ditemukan kekurangan-kekurangan yang nantinya bisa langsung dicari solusinya, sehingga pada saat nanti dioperasikan dapat dengan mudah digunakan pasien.

(Visited 46 times, 1 visits today)