Penyakit saraf adalah gangguan yang terjadi pada sistem saraf tubuh, meliputi otak dan sumsum tulang (sistem saraf pusat), serta saraf yang menghubungkan sistem saraf pusat dengan organ tubuh (sistem saraf perifer). Terganggunya sistem saraf dapat menyebabkan terganggunya seluruh atau sebagian fungsi tubuh, seperti sulit bergerak, bernapas, berbicara, gangguan ingatan, serta gangguan fungsi organ tubuh bagian dalam, seperti jantung dan paru

dr. H. Fuad Hanif, Sp.S.,M.Kes

dr. H. Fuad Hanif, Sp.S.,M.Kes

Dokter Spesialis Saraf
dr. Marissa Ayu Anindyta, Sp. S

dr. Marissa Ayu Anindyta, Sp. S

Dokter Spesialis Saraf

Ruang Perawatan

Ada tiga tipe saraf pada tubuh manusia, antara lain:

Saraf motorik, yaitu jenis saraf yang mengirim sinyal (impuls) dari otak dan sumsum tulang belakang ke semua otot di dalam tubuh. Sistem saraf ini memungkinkan seseorang melakukan berbaga aktivitas, seperti berjalan, menangkap bola, atau menggerakkan jari untuk mengambil sesuatu..

Saraf sensorik, yaitu jenis saraf yang mengirimkan kembali sinyal (impuls) dari kulit dan otot kembali ke tulang belakang dan otak. Sistem saraf ini memengaruhi fungsi indra pada tubuh manusia, seperti penglihatan, pendengaran, sentuhan, perasa, penciuman, dan keseimbangan.

Saraf otonom, yaitu jenis saraf yang mengendalikan fungsi gerakan tubuh yang tidak atau setengah disadari, seperti detak jantung, tekanan darah, gerakan usus, dan pengaturan suhu tubuh.